Bagaimana Bisnis Terlihat Lebih Profesional

Banyak pengusaha baru yang bermunculan setiap harinya, tapi tidak semua usaha mereka dikelola dengan profesional. Usaha yang dikelola dengan profesional akan bertahan lama, sedangkan usaha yang pengelolaannya asal-asalan kemungkinan besar akan cepat redup dan jatuh pada waktunya. Disini akan dibahas bagaimana agar bisnis terlihat lebih profesional. Tidak peduli bisnis yang Anda rintis bisnis kecil maupun besar.

  • Buatlah website yang elegan.
Ciri bisnis yang profesional zaman sekarang adalah memiliki website yang elegan. Kita bisa melihatnya di berbagai company besar Indonesia, semuanya memiliki website yang tampilannya elegan dan profesional. BCA, Mandiri, Prudential, Pizza Hut, KFC, dll. Jika Anda tidak mampu atau belum mengenal website sama sekali, percayakan kepada webdesigner yang terpercaya. Berikan content usaha Anda kepada webdesigner agar mereka mengolahnya menjadi website yang indah. Pelanggan akan melihat kesan profesional dari website Anda. Jangan lupa untuk memakai domain .com, co.id, org yang menjadi ciri bahwa perusahaan Anda resmi. Domain co.id dan org memiliki tingkat profesionalisme lebih tinggi dari domain .com. Karena domain co.id dan org hanya bisa dibeli oleh lembaga yang terdaftar.

  • Buatlah logo yang profesional.
Logo memang kecil kelihatannya, tapi logo tidak bisa kita remehkan. Logo memiliki daya tarik tersendiri untuk bisnis Anda. Silahkan membuktikannya sendiri. Banyak proposal bisnis yang kami tolak hanya karena tampilan logonya kurang meyakinkan. Bagaimana tidak, sebelum seseorang mendirikan bisnis, dia seharusnya sudah bisa membayangkan kemana arah tujuan dari logo. Karena logo memiliki filosofi yang kuat dan mampu mendorong perusahaan tetap teguh pada visi misinya.
Tidak semua designer bisa menciptakan logo yang elegan. Karena logo membutuhkan wawasan yang luas tentang ilmu bentuk, tipografi, dan warna. Bahkan ada juga jasa desain logo yang memasukkan ilmu feng shui ke dalamnya. Percayakan pada jasa desain logo yang sudah dipercaya agar mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Perkuat cara komunikasi bisnis.
Kemampuan komunikasi yang baik menunjukkan bahwa Anda siap menjadi partner bisnis yang istimewa bagi siapapun. Setelah melihat cara Anda berkomunikasi dengan pelanggan, pada akhirnya pelanggan akan melihat apa dibalik kesuksesan bisnis Anda. Tularkan hal ini kepada karyawan Anda. Buat mereka melayani pelanggan dengan komunikasi yang baik, sehingga pelanggan akan merasa istimewa. Kita bisa lihat bagaimana Telkomsel menghabiskan dana yang sangat banyak hanya untuk melatih customer service.
  • Buat laporan keuangan serapi mungkin.
Bisnis yang profesional tidak akan pernah lepas dari laporan keuangan yang rapi. Pemasukan dan pengeluaran tercatat dengan rapi. Dengan itu maka keuntungan dan kerugian bisa kita perkirakan sedini mungkin. Pada akhirnya kita bisa membuat kebijakan jangka pendek dan jangka panjang. Lebih baiknya carilah akuntan yang ahli di bidangnya.
Bisnis yang dikelola dengan profesional akan sangat membantu pekerjaan Anda. Karena yang berjalan adalah sistem. Dengan itu, kita bisa mengembangkan bisnis kita ke level yang lebih besar
Salam Sukses.

Pengertian dan Arti Warna

Warna merupakan unsur yang sangat penting dalam Desain Grafis. Warna memegang peranan penting dalam Desain Grafis oleh karena itu kita harus mengerti arti warna, jangan sampai kita salah warna misalnya membuat website untuk perbankan tapi menggunakan warna dominan hitam!! (bisa-bisa pelanggan ragu dan tidak dipercaya karena kurang pas, tema hitam cocok untuk website games, hacking tool, Website photo Gallery, Photo Slide). Jadi hindari kesalahan dalam pemilihan warna.
Dalam pelajaran di Sekolah Pengertian Warna dapat diartikan sebagai adalah sebuah spektrum tertentu yang terdapat di dalam cahaya yang sempurna / putih. Dalam dunia disain, Warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan cyan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah.
Warna bisa dikelompokkan menjadi beberapa Kelompok Warna yaitu :
  1. Warna netral, adalah warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau dengan kata lain bukan merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan campuran ketiga komponen warna sekaligus, tetapi tidak dalam komposisi tepat sama.
  2. Warna kontras atau komplementer, adalah warna yang berkesan berlawanan satu dengan lainnya. Warna kontras bisa didapatkan dari warna yang berseberangan (memotong titik tengah segitiga) terdiri atas warna primer dan warna sekunder. Tetapi tidak menutup kemungkinan pula membentuk kontras warna dengan menolah nilai ataupun kemurnian warna. Contoh warna kontras adalah merah dengan hijau, kuning dengan ungu dan biru dengan jingga.
  3. Warna panas, adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai dari merah hingga kuning. Warna ini menjadi simbol, riang, semangat, marah dsb. Warna panas mengesankan jarak yang dekat.
  4. Warna dingin, adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai dari hijau hingga ungu. Warna ini menjadi simbol kelembutan, sejuk, nyaman dsb. Warna dingin mengesankan jarak yang jauh.

Warna Primer

Warna primer menurut teori warna pigmen dari Brewster adalah warna-warna dasar. Warna-warna lain dibentuk dari kombinasi warna-warna primer. Pada awalnya, manusia mengira bahwa warna primer tersusun atas warna Merah, Kuning, dan Hijau. Namun dalam penelitian lebih lanjut, dikatakan tiga warna primer adalah: Merah (seperti darah), Biru (seperti langit atau laut), Kuning (seperti kuning telur)
Ini kemudian dikenal sebagai warna pigmen primer yang dipakai dalam dunia seni rupa. Campuran dua warna primer menghasilkan warna sekunder. Campuran warna sekunder dengan warna primer menghasilkan warna tertier.
CMYK
Dalam industri percetakan, untuk menghasilkan warna bervariasi, diterapkan pemakaian warna primer subtraktif: magenta, kuning dan cyan dalam ukuran yang bermacam-macam.

Warna Sekunder

adalah warna yang dihasilkan dari campuran dua warna primer dalam sebuah ruang warna. Contohnya seperti di bawah ini. Dalam peralatan Grafis, terdapat tiga warna primer cahaya: (R = Red) merah, (G = Green) hijau, (B = Blue) biru atau yang lebih kita kenal dengan RGB yang bila digabungkan dalam komposisi tertentu akan menghasilkan berbagai macam warna. Misalnya pencampuran 100% merah, 0% hijau, dan 100% biru akan menghasilkan interpretasi warna magenta. Di dalam komputer kita juga mengenal berbagai warna untuk kebutuhan desain Website maupun Grafis dengan kode bilangan Hexadecimal.
Berikut ini campuran warna RGB yang nantinya membentuk warna baru:
Merah + Hijau = Kuning
Merah + Biru = Magenta
Hijau + Biru = Cyan
Pada prinsipnya teori untuk pigmen seharusnya bisa diterapkan untuk warna cat juga. Tetapi cat yang mula-mula dipakai, pencampurannya dilakukan jauh sebelum adanya ilmu pengetahuan warna modern, dan karena pigmen yang tersedia pada masa itu juga terbatas. Khususnya warna pigmen cyan dan magenta alami sulit didapat, oleh karena itu dipakai warna biru dan merah. Dengan demikian sampai saat ini secara luas diajarkan bahwa merah, kuning dan biru adalah warna primer sedangkan jingga/orange, hijau dan ungu adalah warna sekunder.
Mengingat pentingnya warna maka mari kita mengetahui arti – arti warna dalam Desain Grafis / Disain Logo :
KUNING = Matahari, Cahaya, Kejayaan dan Keluhuran Budi.
MERAH = Api, Semangat dan Keberanian, Bahaya, Keamanan, Waspada.
BIRU = Kejujuran, ketekunan, dan pandangan yang luas, kedamaian, ketenangan, kepercayaan kepada diri sendiri, keseimbangan, semangat batin.
HIJAU = Uang, Keberuntungan, Menarik Perhatian, Keindahan, Menyejukkan
PUTIH = Lambang Kesucian dan Kejujuran, Kesopanan
ORANYE = optimisme dan dinamika
HITAM = Berwibawa, Elegan, Maskulin
Terima kasih, semoga bermanfaat

Jenis Garis dan Arti Garis dalam Desain Grafis

Garis atau line merupakan salah satu elemen dalam desain grafis atau desain komunikasi visual. Setiap garis memiliki makna. Garis merupakan sebuah unsur desain grafis yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lainnya sehingga bisa berbentuk suatu gambar. Garis juga merupakan unsur dasar yang digunakan untuk membangun bentuk atau konstruksi desain.

Jenis – jenis garis yang perlu anda ketahui beserta arti dan maknanya :

Garis Horizontal

Memberi sugesti ketenangan atau hal yang tak bergerak.

Garis Vertikal

Stabilitas, kekuatan atau kemegahan.

Garis Diagonal

Tidak stabil, sesuatu yang bergerak atau dinamika.

Garis Lengkung S

Grace, keanggunan.

Garis Zig-zag

Bergairah, semangat, dinamika atau gerak cepat.

Garis Bending up right

Sedih, lesu atau kedukaan.

Garis Diminishing Perspective

Adanya jarak, kejauhan, kerinduan dan sebagainya.

Garis Concentric Arcs

Perluasan, gerakan mengembang, kegembiraan dsb.

Garis Pyramide

Stabil, megah, kuat atau kekuatan yang masif.

Garis Conflicting Diagonal

Peperangan, konflik, kebencian dan kebingungan.

Garis Spiral

Kelahiran atau generative forces.

Garis Rhytmic Horizontals

Malas, ketenangan yang menyenangkan.

Garis Upward Swirls

Semangat menyala, berkobar-kobar, hasrat yang tumbuh.

Garis Upward Spray

Pertumbuhan, spontanitas, idealisme.

Garis Inverted Perspective

Keluasan tak terbatas, kebebasan mutlak, pelebaran tak terhalang.

Garis Water Fall

Air terjun, penurunan yang berirama, gaya berat.

Garis Rounded Archs

Lengkung bulat mengesankan kekokohan.

Garis Rhytmic Curves

Lemah gemulai, keriangan.

Garis Gothic Archs

Kepercayaan dan religius.

Garis Radiation Lines

Pemusatan, peletupan atau letusan.
Terima kasih, semoga jenis dan arti garis tersebut bermanfaat dan menambah wawasan kita

Istilah Desain Grafis Yang Wajib di Ketahui

Bagi kamu yang sudah malang melintang di dunia desain grafis tentu tahu jika profesi ini dipenuhi dengan banyak istilah. Namun bagi pemula dan masih belajar desain grafis, terkadang beberapa istilah masih terdengar asing ditelinga. Nah berikut ini beberapa istilah desain grafis yang wajib kamu tahu. Jika dirasa penjelasan masih kurang, silakan googling untuk pemahaman lebih lanjut.

1. Raster Dan Vektor

Gambar raster atau ada yang menyebut gambar bitmap adalah gambar yang terbentuk dari kumpulan pixel atau titik yang tersusun menjadi warna dan bentuk tertentu.
Contoh gambar raster adalah foto. Photoshop dan GIMP adalah salah satu raster editor yang paling familiar. Dengan software ini kamu bisa memanipulasi warna dan merubah sifat piksel. Namun karena raster mengandung jumlah piksel tertentu yang terbatas, merubah ukuran bisa menjadi lebih rumit. Misalnya, jika piksel sebuah foto berukuran kecil dan kamu ingin membesarkannya, maka kualitas foto akan menurun.
Gambar vektor terdiri dari titik-titik (point) yang masing-masing ditentukan oleh titik koordinat X dan Y. Titik-titik ini berpadu menjadi sebuah bentuk tertentu, dan kamu bisa mengisinya dengan warna. Gambar vektor bisa diubah menjadi ukuran berapapun tanpa harus takut kehilangan kualitas gambar. Contoh software pengolah vektor adalah Adobe Illustrator, CorelDraw dan Inkscape.
Karena gambar vektor ini fleksibel dari segi ukuran maka menjadi software yang paling direkomendasikan untuk membuat logo atau ilustrasi atau grafis lain yang akan ditempatkan diberbagai media dengan banyak ukuran yang berbeda.

2. CMYK Dan RGB

CMYK adalah singkatan dari Cyan Magenta Yellow Black. Ini adalah warna standar desain yang akan dikirim ke proses cetak atau printer. Jadi jika kamu ingin mengirim desain brosur ke dalam mesin cetak, gunakanlah pengaturan warna CMYK atau kamu akan mendapatkan hasil cetak yang berbeda dari yang terlihat dimonitor.
Warna RGB (Red Green Blue) adalah tipikal warna yang digunakan untuk tampilan monitor komputer atau televisi, kamera digital, smartphone dll.
Karena CMYK memiliki gamut warna yang terbatas dibanding RGB, maka akan beresiko kehilangan warna ketika mengkonversi warna RGB ke CMYK. Maka berhati-hatilah saat mendesain, selalu perhatikan outputnya nanti akan dibawa kemana, cukup tampil dimonitor atau akan ke proses cetak.

3. DPI Dan PPI

Resolusi terkadang menjadi istilah yang membingungkan. Ada dua singkatan saat kita membicarakan tentang resolusi yaitu DPI dan PPI.
DPI harus kamu perhatikan saat membuat atau mengedit gambar untuk dicetak. DPI atau Dot Per Inch mengacu pada jumlah titik per inci per halaman cetak. Secara umum, semakin banyak dor per inci maka kualitasnya akan semakin baik. Standar DPI untuk printing adalah 300 DPI.
Sedangkan PPI adalah Pixel Per Inch yang mengacu pada jumlah piksel per inci dalam sebuah gambar. Jika kamu memberbesar sebuah gambar di Photoshop, maka akan mengurangi jumlah piksel per incinya, artinya kualitas gambar akan menurun.
Ingat ya gaes, resolusi hanya berlaku untuk pengolahan gambar raster, karena vektor tidak bekerja menggunakan itu.

4. Tipografi (Typography)

Sederhananya, tipografi adalah seni mengatur huruf atau tulisan. Tipografi menjadi salah satu dasar desain grafis yang sangat penting dan setiap desainer grafis harus memahaminya lebih dalam.
Seorang desainer grafis harus tahu jenis huruf serif dan sans-serif, pengaturan kerning yang baik, ukuran huruf dsb. Kamu bisa baca pada artikel singkat yang membahas tentang tipografi.

5. Grid

Mudahnya, grid dalam desain grafis adalah serangkaian garis vertikal dan horisontal yang berpotongan yang digunakan untuk memudahkan mengatur dan membuat kerangka desain. Grid digunakan agar lebih mudah dan tepat dalam mengatur komposisi dan keseimbangan (balance) antara tulisan dan gambar. Baca lebih lanjut tentang cara membuat komposisi yang baik.
Dalam software grafis baik itu Illustrator, Photoshop atau Coreldraw memiliki cara masing-masing untuk menampilkan grid.

6. Logo Vs Brand

Logo adalah salah satu karya grafis yang kuat; logo yang baik bekerja sebagai pengingat instan dari perusahaan atau produk tertentu dan bagi desainer sendiri mewakili sebuah tantangan besar dalam merumuskan esensi klien menjadi sebuah gambar tunggal. Logo yang baik bisa bertahan dalam waktu yang lama (timeless) dan akan mudah dikenal oleh banyak orang bahkan hanya dengan sebuah potongan kecil logo.
Apakah logo sama dengan brand? Tidak. Logo adalah bagian dari proses branding. Tetapi biasanya logo adalah bagian yang paling menonjol dari sebuah brand. Branding mengandung pengertian yang lebih luas daripada sekedar desain logo. Identitas merek (brand) yang baik dibangun secara hati-hati dari berbagai elemen dan logo merefleksikan elemen-elemen ini dan bekerja dalam sistem brand itu sendiri.
Demikian. Semoga bermanfaat.

Tips Meningkatkan Produktifitas Para Desainer

Produktifitas dan menagement waktu adalah hal penting dalam pekerjaan kita. Cara meningkatkan produktifitas kerja para desainer kini semakin dicari. Hari ini AhliDesain dengan senang hati membagi beberapa tips tentang bagaimana meningkatkan produktifitas kerja yang sering kali dipakai dan dijalankan oleh para master pekerja desain, dan bahkan terkadang secara tidak disadari pernah kita lakukan. Begitu pula Anda akan menemukan beberapa tips yang mungkin sama dengan tips produktifitas kerja dari para desainer atau para motivator.

Sebagian besar dari tips desain yang ada dalam daftar tips meningkatkan produktifitas kerja ini dapat dipakai dan dilakukan oleh setiap jenis orang yang kreatif. Kami berharap Anda dapat menemukan serangkaian tips ini berguna dan dapat membantu Anda untuk mempersingkat waktu dan tentu saja untuk dapat melakukan lebih banyak lagi. Dan juga kami ingin mengetahui teknik apa yang Anda gunakan dalam produktifitas kerja. Rolong, bagikanlah kepada kami pengalaman Anda melalui komentar yang ada dibawah.

1. Perencanaan

Perencanaan adalah hal terbaik untuk menyimpan waktu dan menjadi lebih produktif. Anda mempunyai banyak hal yang ingin Anda lakukan, bukan? Mulailah secepat mungkin, sekarang untuk berpikir bahwa dengan cara ini Anda akan dapat mengerjakan apapun dengan lebih cepat dan lebih baik. Salah! Anda harus meluangkan lebih banyak lagi waktu Anda untuk merencanalan apa yang paling penting untuk dilakukan, apa yang kurang perlu dan kemudian tentukan mana pekerjaan yang tidak dapat ditunda. Secara personal saya menggunakan perencanaan dan sketsa sebelum membuat setiap tutorial yang ada di AhliDesain. Pertama, saya membuat sketsa sederhana dengan pena ata pensil di notebook kesayangan saya, kemudian sedikit demi sedikit menambahkan detail, setelah itu mengoreksi dan aha! Banyak waktu terbuang dalam mendesain dan bereksperiman hanya untuk komposisi dan detail visual terselamatkan.
2. Gunakan daftar To-Do
To-Do list membantu untuk tetap terorganisir dan fokus hanya pada hal-hal penting. Juga merupakan alat untuk mengingat hal-hal yang biasanya Anda lupa untuk melakukannya. Saya sedang berbicara tentang tugas-tugas kecil seperti panggilan telepon, email balasan dll Anda dapat menggunakan real-post it notes atau yang virtual (contoh : hottnotes).

3. Singkirkan gangguan

Kadang-kadang sangat sulit untuk memulai pekerjaan Anda karena banyak gangguan yang menyita waktu dan perhatian. Jika Anda benar-benar ingin menjadi produktif dan fokus pada saatnya bekerjam, matikan Skype, yM, TweetDeck (atau aplikasi lain yang Anda gunakan untuk Twitter). Juga email dan facebook yang memeriksa update setiap 5 menit adalah musuh produktivitas terbesar Anda. Gangguan bisa saga berupa TV, radio, hewan peliharaan atau bahkan keluarga. Jadi cari tempat di mana Anda nyaman dan dapat menjadi produktif sebaik mungkin dan mulailah bekerja.

4. Buatlah diri Anda disiplin

Buatlah bentuk disiplin yang realistis dan apa yang lebih penting, berusahalan untuk bekerja pada hal yang seperti itu. Misalnya mengatur waktu untuk memeriksa Facebook, Twitter dan account email. Tetapkan batas waktu untuk membaca blog, berita atau hal-hal lain yang Anda sukai.

5. Jangan bekerja terlalu banyak

Ya itu terdengar EDAN! tetapi bekerja dengan lebih sedikit waktu, Anda akan lebih produktif dan kualitas pekerjaan Anda akan dalam kondisi prima. Jangan mencoba untuk bekerja 12-18 jam / hari karena pada akhirnya Anda akan lebih lambat, pikiran Anda akan suatu tempat di luar pekerjaan dan apa yang paling penting dari kualitas pekerjaan akan lebih rendah. Penelitian membutikan bahwa bekerja dibawah 6 jam dalam satu hari akan membuat seseorang menjadi lebih bahagia, lebih produktif dan sehat. Memang tidak setiap orang bisa melakukannya, namun dengan usaha kita dapat melakukannya, minimal mengurangi TANGGUNGAN pekerjaan.

6. Bekerjalah di waktu yang pendek

Saya telah membaca saya banyak (buuuuuuuuanyak) artikel tentang produktivitas dan manajemen waktu. Saya benar-benar menyukai teknik Pomodoro atau hanya teknik 25 menit kerja. Buatlah jangka waktu 25 menit, 30 menit atau 40 menit dan bekerja, hanya fokus pada pekerjaan, ya itu sulit, tapi kemudian Anda akan memiliki istirahat cukup, minum secangkir air atau bernafas segar udara luar, bukankah itu memotivasi?

7. Selalu fokus pada tugas tunggal (Serial)

Jika Anda membuat kartu nama, jadi desainlah kartu nama saja, tetapi jangan mencoba untuk menulis posting blog atau membuat logo pada waktu yang sama. Alasan yang masuk akal adalah pertama, Anda akan mengerjakannya dengan kualitas yang rendah, kedua Anda akan kehilangan perhatian dan ketiga – Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu melakukan tugas-tugas pararel, karena Anda menghabiskan beberapa detik beralih dari Photoshop ke editor teks atau dashboard blog pada browser Anda dll

8. Pikirkan tentang tujuan Anda

Sebelum memulai pekerjaan berpikirlah tentang tujuan Anda yang paling menggairahkan dan memotivasi Anda, misalnya anda ingin pergi ke Bali untuk liburan Anda berikutnya sehingga Anda berpikir tentang matahari, tiupan angin ditamani segelas ice juice, deburan ombak, pijatan relaksasi dan mungkin Anda akan memasukkan suasana hati Anda ke dalam ruang lingkup kerja dan pada ujungnya Anda akan lebih produktif.

9. Mendengarkan musik

Mendengarkan musik pada saat bekerja tidak untuk semua orang. Hal ini mungkin berlaku jika Anda adalah orang yang suka mendengarkan musik sambil membaca. Yang paling penting adalah bahwa Anda harus memilih sebuah genre yang tidak mengalihkan perhatian Anda dan tidak mengambil perhatian Anda terhadap karya desain Anda. Musik akan membantu Anda untuk menjadi lebih produktif atau kreatif (musik yang membangkitkan gairah dan motivasi). Secara pribadi saya mendengarkan musik dangdut (aye!) dengan volume rendah. Bangun di pagi hari bolehlah putar musik dangdut koplo dengan hentakan keras dan nge-beat, tapi kalau sudah waktu bekerja saya memilih dangdut slow.

10. Tetap Terorganisir

Anda adalah perancang, pengembang, ilustrator apapun, Anda menggunakan sumber daya (resources). Tekstur, pattern, font, ikon, vektor, gambar foto semua hal yang ada di harddisk Anda. Setiap kali Anda mencoba untuk menemukan di mana mereka berada dan Anda akan menghabiskan banyak waktu. Buat beberapa folder, misalnya Design, Kode, Grafis dan menempatkan semua file ke folder tersebut. Jangan terlalu diatur, jangan membuat folder terlalu banyak karena itu tidak cerdas dan Anda akan menghabiskan detik membuka dan menutup folder tersebut, detik menjadi hitungan menit dan bahkan jam dalam jangka panjang, misalnya Anda memiliki sepuluh folder yang tidak perlu, Anda menghabiskan 0,5 detik untuk membukanya dan 0,5 untuk menutupnya.
Jika Anda menggunakan mereka setiap hari: 10 folder x 0,5 detik x 2 x365 = ~ 1 jam / tahun hanya untuk membuka folder! Pikirkan tentang hal ini. Jika perlu buatlah shortcut pada destop Anda namun sekali lagi jangan terlalu banyak karena dapat membuat karya wallpaper kesayangan Anda tertutupi, bila memungkinkan gunakan shortcut keyboard global untuk masuk ke dalam folder tersebut, sudah banyak software yang mengcover masalah ini.
11. Gunakan Template
Jangan mencoba untuk menciptakan apapun setiap saat. Jika Anda adalah seorang web desainer membuat template psd kosong dalam resolusi yang sama, tambahkan pedoman, grid, membuat kelompok dan menyimpannya dalam format PSD untuk proyek-proyek masa depan. Pikirkan tentang berapa banyak waktu Anda habiskan setiap kali melakukan tugas-tugas tersebut. Begitu pula Anda desainer grafis, menggunakan template bukanlah sesuatu yang hina atau merendahkan kualitas desain Anda. Minimal template yang seharusnya menghasilkan sesuatu kesan berbeda harus bisa ditangani dengan baik, tidak semua template karakter untuk setiap produk pada proyek berbeda bukan? Mereka mempunyai kesan dan image mereka masing-masing.
Bagaimana dengan Anda? Apa yang telah Anda upayakan untuk meningktkan produktifitas kerja Anda sebagai desainer? Tolong, berbagilah dengan kami.

Desain Logo tidak harus Mengambarkan apa yang diproduksi.

Ada banyak cara untuk berkomunikasi secara visual dan begitu pula cara kita mengadaptasi sebuah simbol untuk dijadikan desain logo pada suatu perusahaan. Sejumlah kasus pada desain logo yang cukup populer telah mebuktikannya dan mungkin Anda juga sudah tahu siapa mereka. Logo tersebut sukses. Untuk mengatakan makan tidak harus kita gambarkan orang sedang melahap makanannya. Sama halnya ketika sakit kepala bukan berarti kepala secara fisik yang sakit, bisa saja pusing gara-gara mikirin pacar yang tak kunjung sms.
Logo xerox bukanlah simbol mesin fotokopi, logo fedex juga bukan lambang kurir, logo amazon malah tidak menyangkut hutan, logo kereta api Indonesia sedikitpun tidak mirip lokomotif, mencintai alam bukan berarti memeluk pohon sambil menciumnya.
Logo tentang komputer tidak harus menunjukkan gambar komputer sehingga bersinergi dengan teknologi, logo tukang sunat tidak harus menampilkan *sensor*, logo warung kopi / cafe tidak melulu simbol segelas kopi hangat, logo tukang cukur juga tidak wajib simbol gunting, desain logo traveling tidak selalu harus menggunakan simbol mobil, desain logo toko obat tidak perlu menunjukkan obat.
Desain Logo Starbucks Tidak Ada Simbol Kopinya
(diambil dari strabucks.com)
All other trademarks and copyrights are property of their respective owners
Hanya karena itu dianggap relevan, tidak berarti Anda tidak bisa melakukan lebih baik dengan menggunakan alternatif desain lain yang tidak menggambarkan produk atau layanan yang ditawarkan oleh klien Anda. Pada dasarnya Anda akan mempresentasikan desain logo Anda kepada klien dan membuat yakin bahwa desain Anda sudah benar dan tepat adalah bukti Anda sedang berkomunikasi.
Jika Anda tidak berhasil meyakinkannya juga bukan berarti desain logo Anda jelek atau kurang pas namun cara Anda mengatakan apa yang Ada dalam benak Anda tentang desain logo yang telah dibuat kurang meyakinkan klien. Mungkin juga pembahasan Anda kurang win-win. Anda tidak paham apa yang ingin didengar oleh klien dari ucapan Anda yang seorang desainer. Ubah tata bahasa Anda, beri pencerahan klien Anda, kurangi egoisme Anda, berpikirlah layaknya klien dan bertidak sebagai seorang desainer profesional. Kita desainer adalah pemecah masalah sumber solusi, begitu katanya.

Mengapa Jasa Desain Grafis Tidak Murah !!!

Mengapa Jasa Desainer Grafis Tidak Murah ? Bagaimana cara mengetahui harga jasa desain tersebut layak ? Berapa harga jasa desain yang sesuai ? Dimana saya bisa mencari jasa desain murah dan tidak mahal ? Inilah jawabannya. Beberapa minggu yang telah lalu, seorang teman saya, yang saat itu sedang sibuk mempromosikan bisnis franchise makanan cepat saji yang baru diluncurkan itu, menghubungi saya (terkejut), setelah mengetahui bahwa harga desain itu begitu tinggi pada saat memesan jasa desain dari seorang desainer grafis dengan mengandalkan keterampilan kreatif mereka.
Tidak diragukan lagi, membayar seorang desainer grafis untuk kreativitasnya, adalah sangat penting dan terkadang menjadi sebuah konflik. Beberapa desainer menghargai bakat, keterampilan, pengetahuan, jasa desain, dan pengalaman mereka setara dengan apa yang mereka lakukan sementara lainnya melebih-lebihkan bakat mereka dan tidak jarang banyak yang memasang tarif jasa desain terlalu murah. Nenentukan jasa desain tidaklah semudah dibayangkan, banyak pertimbangan menentukan jasa desain yang tepat tentu layanan jasa desain tersebut wajib sesuai kriteria bukan?

Kali ini kami telah membuat daftar beberapa aspek yang harus direnungkan sebelum membuat kesepakatan dengan desainer grafis. Mudah-mudahan, studi ini tidak hanya akan membantu pelanggan jasa desain grafis yang mencari seniman kreatif yang terjangkau tapi juga mendukung para desainer yang memasang tarif jasa desain benar-benar layak dengan harga yang baik.

Berdasar pengalaman

Desainer Berpengalaman : seorang direktur kreatif dengan pengalaman 30 tahun tentu meminta biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan calon desainer grafis. Hanya ingat, semakin berpengalaman seseorang semakin banyak mereka harus dibayar. Orang berpengalaman, selain sudah dikenal atas apa yang ia kerjakan juga mengurangi resiko hasil yang buruk atau jasa desain yang kurang memuaskan. Bayangkan jika Anda telah menjadi seorang profesional dengan pengalaman segudang namun Anda dibayar / digaji teramat murah, ya itu tidak sepadan dan terasa kurang adil.

Desainer Kurang Berpengalaman : Kita akan melihat bahwa disana banyak sekali desainer grafis bertebaran. Bahkan mahasiswa atau anak sekolahan saja sekarang bisa mendesain. Tapi, tahukah Anda bahwa jasa desain mereka akan kurang begitu dihargai? Ini disebabkan karena mereka kurang profesional atau kurang pengalaman di bisnis desain yang sekarang kita bicarakan. Tentu saja ini tidak semua.

Namun, jika kita mencari desainer tipe ini dengan kemampuan hebat, hasil yang mengesankan, waktu pengerjaan yang cepat, konsep yang sesuai, banyak konsep ditawarkan dan dengan harga murah adalah seperti mencari jarum tumpukan jerami. Sedangkan sangat susah kita melihat hasil desain mereka sesuai dengan standart yang diberikan berdasar brief.

Apalagi mereka bekerja sendirian dan seporadis. Semua dikerjakan sendirian. Potensi hasil maksimal begitu diragukan. Hey, mereka murah bagaimana mungkin Anda membandingkan dengan apa yang tidak setara?

Yang menjadi kendala besar memesan jasa desain dari desainer kurang berpengalaman seperti mahasiswa desainer dan anak sekolahan adalah ya, mereka bisa / pernah membuat desain yang bagus sebagai portfolio. Namun, tidak selalu bagus. Bagus sekali sudah cukup, bagus berkali-kali adalah apa yang menjadi momok yang selalui menghantui mereka.

Berdasar Jenis Layanan:

Layanan jasa desain grafis : Layanan jasa desain memerlukan banyak keahlian dan desainer adalah kompensasi untuk itu. Proyek untuk jasa desain website perusahaan merupakan salah satu langkah strategi yang mahal dibandingkan dengan layanan yang disediakan untuk merancang laporan tahunan, majalah dan billboard. Pernah suatu ketika Ada seorang klien meminta kami membuatkan desain website, setelah mengetahui harganya mereka bilang ‘cek mahal e’ dengan logat jawa timuran.

Tentu saja efek ini menjadi seperti itu karena mereka melihat hanya pada angka saja. Tidak melihat apa yang akan mereka dapatkan atau bahkan mereka tidak tahu website tersebut harus diapakan, padahal website kini menjadi alat penting untuk proses branding sekaligus sarana kuat untuk jualan online.

Belum lagi serangan hacker, maintenance website, cara agar bisa masuk mesin pencarian nomer satu untuk kata kunci tertentu, dan ketika ada klien masuk sudah sesuai dengan harapan mereka, kemudahan akses dan interaksi dengan sarana website, widget dan masih banyak lagi lainnya. Desain website adalah harga diri perusahaan mereka.

Iya, desain bagus dengan harga murah adalah kata-kata paling sering kami temukan. Tenang kita bisa bicarakan untuk hal itu. Anda menang dan kami juga senang.

Berdasar Permintaan Desain

Permintaan jasa desain : Seperti layaknya konsep penawaran dan permintaan dalam pelajaran ekonomi SMA. Jika permintaan desain tinggi di suatu daerah dan jumlah desainer rendah maka Anda dapat membayar mereka lebih tinggi. Jika jumlah desainer banyak, (banyak desainer yang bekerja) dan permintaan jasa desain mereka rendah, maka seorang desainer mungkin setuju untuk menurunkan harga-nya.

Hal ini seperti layaknya orang jualan di pasar dengan banyak barang yang sama, tentu harganya jadi murah, karena biasanya permintaan pembeli sama. Nah, jika pasar tersebut menjual barang yang berbeda di tiap toko, tidak ada satupun yang menjual barang yang sama dan unik, tentu harganya juga mahal, karena permintaan pembeli bermacam-macam dan banyak. Meskipun ini terlihat sepintas berbeda, namun pada dasarnya sama. Permintaan banyak penyedia jasa desain banyak maka harga murah dan sebaliknya.

Cetakan dan Biaya Tambahan:

Biaya jasa desainer grafis : Para desainer harus menambahkan biaya mereka biaya lain juga, seperti fotografi, penelitian gambar, perjalanan, waktu pembuatan yang agak lama (misal desain majalah 150 halaman tentu tidak bisa dikerjakan satu hari, Anda perlu ingat standar gaji UMR, mereka harus digaji berapa perharinya) dan sebagainya. Entah bagaimana, para desainer menagih biaya-biaya dalam berbagai cara dan membuat pelanggan membayar mereka.

Misal ada seseorang memesan jasa desain yang didalamnya ada fotonya. Jika Anda tidak memiliki foto yang terkait sebagai resource tentu Anda berkewajiban membayar foto yang mereka dapatkan. Tidak mungkin Anda meminta mereka mengambilkan foto yang ada di internet misalnya. Yang Anda tidak tahu adalah foto yang Anda di internet adalah foto yang mempunyai copyright. Tidak sembarangan bisa digunakan untuk hal yang bersifat komersil.

Tentu saja tidak semua foto yang ada di internet adalah berbayar atau copyright. Disana masih ada banyak foto gratis. Namun, perlu juga diketahui untuk mengambil dan menggunakan foto tersebut biasanya kita harus menampilkan asal mula foto tersebut atau gampangnya kita wajib memasang sumber foto disetiap desain yang kita pesan. Bila tidak, kita bisa kena masalah copyright.

Membeli foto dapat menambah biaya desain. Sedangkan mengambil foto gratis dan memasang sumber foto membuat desain yang kita pesan menjadi terlihat kurang sempurna. Anda bisa saja memasangnya cukup kecil, kalau tidak kelihatan asal sumber Anda juga akan terkena masalah, seperti kita berlaku curang. Apa Anda mau berbuat curang?

Berdasar Lokasi

Lokasi kerja : Harga jasa desain yang dikerjakan oleh seorang desainer grafis sangat bervariasi, yang juga tergantung pada lokasi tempat kerjanya. Desainer yang bekerja jarak jauh dan mempertahankan klien di kota-kota besar memiliki pasar yang terkemuka dan mereka dapat meminta biaya tinggi dari klien mereka. 

Kini sudah banyak jasa desain bisa Anda dapatkan di internet. Ini adalah terobosan yang cukup melegakan bagi mereka yang membutuhkan jasa desain ptofesional dan cukup murah. Banyak diatara mereka tidak harus terkena pajak dan itu merupakan langkah penghematan :D. Anda juga bisa memesan jasa desain kepada kami. Profesional dan mengandalkan perfeksionis ditiap brief yang diminta. Kami bisa mengerjakan beberapa desain yang meliputi :

CORPORATE IDIENTITY :
Logo.
Company Profile.
PROMOTION DESIGN :
Flyer.
Brosur.
Poster.
Banner/Spanduk/Baliho.
Undangan/Invitation.
Katalog/Menu.
Neon Box.
STATIONERY DESIGN :
Kartu Nama/Bussiness Card.
Kop Surat/Letter Head.
Amplop.

Pesan Desain Sekarang Juga…

UNTUK INFORMASI DAN PEMESANAN HUBUNGI :
OPTION Grafis
Jl. Bhinneka IV No. 61 Rt. 008 Rw. 09
Kel. Cipinang Cempedak Kec. Jatinegara
Cawang Kavling – Jakarta Timur 13340
Call/Mobile/SMS : 0877 8215 4448 (Jam 19:00 – 22:00)
WhatsApp : 0896 0276 7204 (24 Jam)
BBM : 542FED68 (24 Jam)

Email : optiongrafis@gmail.com (24 hours)